Menerapkan Strategi Energi yang Pintar
Energi menjadi isu yang penting yang dihadapi di planet kita saat ini. Namun demikian, hal ini menawarkan potensi positif yang sangat besar bagi pasar global. Yang harus menjadi fokus utama adalah upaya untuk mentransformasikan sistem energi kita menjadi sistem-sistem yang “pintar” guna memacu perekonomian dan melestarikan lingkungan dimana kita berada.
Di industri energi, data sangat penting dalam membuat sistem-sistem energi yang “pintar”. Dunia bisnis dipenuhi oleh data. Kita menggunakan dan menganalisa data dari menit ke menit untuk mengembangkan bisnis dan beroperasi dalam perekonomian global. Revolusi Internet selama lima belas tahun terakhir menunjukkan bagaimana data dan penggunaannya telah menjadi tulang punggung berbagai perusahaan terbesar di dunia – seperti Wal-Mart dan Google.
Isu yang mendesak adalah bagaimana kita menggunakan data secara pintar, namun tetap berfokus sebagai pendorong bisnis utama. Bagi sebagian besar perusahaan energi, hal ini terkait dengan penggunaan teknologi data untuk meningkatkan kehandalan dan produktifitas, meraih penghematan, serta memastikan penghantaran informasi yang aman. Sebagai contoh dari Intelligent Utility Network (IUN) adalah sensor dan teknologi lainnya yang dapat “merasakan” dan secara real-time merespon perubahan dan masalah sehari-hari. IUN berfungsi untuk:
- Menghubungkan bagian perlengkapan, sistem kontrol, aplikasi dan pekerja – menyediakan akses real-time ke operasi dan data bisnis.
- Menggabungkan berbagai analitik dan teknologi “pintar” yang menyediakan informasi dan data on demand, sehingga dapat meningkatkan layanan yang diberikan kepada para pelaggan dan meningkatkan perencanaan, pengoperasian dan pemeliharaan electric power line grid.
- Memungkinkan kemampuan untuk mendeteksi kerusakan, serta memulihkan layanan secara lebih cepat.
- Meningkatkan efisiensi dan kehandalan operasi utilitas, serta secara signifikan meningkatkan kemampuan perusahaan-perusahaan dan konsumen utilitas untuk mengelola dan menggunakan energi secara lebih hemat biaya dan hemat energi.
Intelligent Oilfield membantu membuat perusahaan-perusahaan minyak hulu menjadi lebih efisien dan menguntungkan di seluruh rantai suplainya dengan memberikan mereka kemampuan untuk mengelola cadangan, fasilitas, pabrik dan peralatan dari jarak jauh – dengan informasi yang hampir real-time. Inovasi dalam teknologi dan layanan waktu siklus proyek dan mengurangi ketidak-efisiensian dalam rantai manfaat.
Menerapkan “pengawasan pintar” ke dalam operasi Intelligent Oilfield melalui sistem pendeteksian awak kejadian akan memungkinkan tingkat efisiensi yang lebih tinggi. Umumnya, sebagian besar data real-time dari peralatan atau sumur minyak dimasukkan ke dalam sebuah sistem SCADA. Sistem SCADA memiliki tanda bahaya yang didefiniskan pengguna berdasarkan kondisi yang diinginkan, yang mengindikasikan atau menunjukkan gejala-gejala yang tidak diinginkan di sumur, seperti masuknya pasir ke dalam minyak bumi ketika ditambang dari perairan yang dalam.
Mengumpulkan, menganalisa dan bereaksi secara cepat dan efektif terhadap stimulus yang berdasarkan data kian menjadi keahlian yang tidak saja dapat memitigasikan masalah produksi minyak yang serius atau yang potensial, tetapi juga menjadi atribut kunci dari keunggulan daya saing yang nyata. “Pengawasan pintar” seperti ini adalah teknologi penting untuk mewujudkan pendeteksian masalah awal yang akurat.
Beberapa langkah dalam menerapkan sebuah strategi “Energi Pintar”, antara lain:
- Dinamika pasar Digitalisasi data akan memungkinkan negara-negara berkembang untuk beranjak dari jaringan model lama. Dengan membuat model yang berbasis komponen, sebuah perusahaan energi dapat menyatukan rencana strategis, proses bisnis dan persyaratan TI mereka ke dalam sebuah kerangka kerja umum untuk mendukung inisiatif-inisiatif transformasi. Kerangka kerja umum ini akan didukung oleh perangkat keras dan alat-alat pengelolaan sistem komprehensif yang terdiri dari lingkungan-lingkungan komputasi “pintar”. Selain itu, lingkungan-lingkungan “pintar” yang menjalankan kerangka kerja tersebut juga dapat mengoptimalkan konsumsi daya dan mendinginkan infrastruktur yang melayani kerangka kerja tersebut. • Arsitektur yang mendorong integrasian dari hulu ke hilir. Saat ini, banyak perusahaan-perusahaan energi menjalankan otomatisasi di dalam perusahaan, anak perusahaan atau mitra yang sama. Misalnya, mayoritas investasi energi korporat di arena Liquefied Natural Gas (LNG) dilakukan melalui ventura asset bersama di terminal-terminal eksplorasi, pengapalan dan produksi gas. Para pemilik dan operator harus mengintegrasikan pengelolaan informasi, memperluas analitik bisnis dan memanfaatkan kepintaran guna mengelola bisnis mereka secara lebih baik di tingkat global. Tindakan-tindakan ini akan mendorong kesempurnaan dan kehandalan operasional di tingkat asset terminal LNG setempat.
- Identifikasi integrasi antar manusia, proses dan teknologi. Strategi “Energi Pintar” memanfaatkan data yang sering ditangkap, dihantarkan dan ditindak-lanjuti secara real-time. Untuk mengoptimalkan data ini, perusahaan harus mencari jalan untuk sepenuhnya mengintegrasikan ketiga komponen bisnis – manusia, proses dan teknologi. Aspek pembeda yang terpenting dari pengimplementasian “Energi Pintar” sering kali terletak pada pengguna (atau “Manusia”) yang sudah terbiasa dengan dan memanfaatkan alat-alat dan teknologi terkini (atau, “Proses”). Peta pengimplementasian. Banyak perusahaan ventura kurang berpengalaman dalam mengoperasikan pabrik atau mengimplementasikan aplikasi TI, sering kali mereka memilih untuk membeli aplikasi “terbaik di kelasnya” yang berdiri sendiri. Hal ini nantinya akan menimbulkan masalah pengintegrasian dan interoperabilitas dengan proses bisnis korporat inti mereka. Alternatif lain yang lebih pasti adalah alihdaya TI, karena hal ini memastikan desain dan operasi TI yang berkelas dunia dengan investasi infrastruktur dan SDM minimal.
- Evaluasi praktek pengelolaan energi pusat data yang ada. Nilai dan pelajari kesempatan untuk pengkonsolidasian dan virtualisasi, efisiensi desain sistem dan praktek pengelolaan sistem untuk mengoptimalkan penggunaan energi. Tujuan utama dari pengimplementasian strategi “Energi Pintar” adalah untuk menyediakan platform yang diperlukan perusahaan energi untuk mengambil keputusan secara lebih baik dengan data yang ada. Keputusan yang terintegrasi akan datang sebagai titik kulminasi infrastruktur teknologi yang memungkinkan optimalisasi keputusan bisnis secara real-time dan mentransformasikan data menjadi kepintaran yang membedakan.














Beri Komentar