JAKARTA, Netsains - Menjadi seniman bukan halangan untuk menekuni sains. Usia juga bukan penghalang. Tidak percaya? Lihat saja Brian May yang tengah berjuang meraih gelar doktor bidang astrofisika.
Gitaris group rock legendaris Queen ini telah lebih dari 30 tahun menunda thesisnya akibat kesibukannya sebagai musisi. May yang berusia 60 tahun ini akan mengajukan thesis berjudul “Radial Velocities in the Zodiacal Dust Cloud,” ke Imperial College. diharapkan thesis ini akan rampung dua minggu ke depan.
Minat
Queen asal Inggris dikenal dengan banyak lagu hits seperti “Bohemian Rhapsody” dan “We Will Rock You.”. Sejak kematian vokalisnya, Freddy Mercury, group ini vakum. Bisa jadi kevakuman ini membuat May mulai bisa kembali konsentrasi dengan studinya. May sendiri adalah pencipta sebagian besar lagu-lagu Queen. Setelah kematian Mercury tahun 1991, May sempat bersolo karir dan menelurkan sejumlah album seperti “Another World.”
Minat May pada astronomi terlihat pada keterlibatannya pada penulisan buku “Bang! The Complete History of the Universe,” yang diterbitkan tahun lalu.
Kini May meneruskan sejumlah observasi astronominya di La Palma, in Spain’s Canary Islands.”Itu adalah urusan yang terus tertunda. Jadi mau tak mau saya harus menuntaskannya. Saya tidak tertarik dengan gelarnya, tapi lebih ke apa yang saya lakukan,” ungkap May seperti yang dikutip British Broadcasting Corp.



Sudah selesai membaca artikel ini? Ayo beri komentar!