Iklan bentar, yah. Buat maintain server. :)

Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 5,00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...
| More

Disini juga iklan bentar, yah...

Dunia pun Belajar Pada Kita, Bangsa Indonesia

Jangan malu menjadi orang Indonesia. Jangan terpengaruh dengan segala macam survei atau data yang dipublikasikan oleh badan-badan asing. Silakan saja Indonesia dicap sebagai negara dengan korupsi besar. Atau bangsa yang dicemooh sebagai terbelakang, penuh bencana, krisis dan sebagainya.

Yang pasti di sektor Teknologi Informasi, kita layak berbangga. Berikut penuturan seorang Onno W. Purbo yang tak terlalu peduli dengan banyak omongan miring soal Indonesia.

Berbicara Teknologi Informasi (TI) dari sisi teknologi tidak akan ada habisnya bahkan cenderung pesimis dan merasa tertinggal. Peranti keras prosesor, kita mengenal teknologi Dual Core, Quad Core dan sebagainya. Pada teknologi telekomunikasi, kita mengenal fiber optik. WiFi, WiMAX, 3G, 4G, Next Generation Network (NGN), Wajanbolic e-goen, VoIP Rakyat. Yang dua terakhir buatan anak bangsa. Pada teknologi sistem operasi, kita mengenal Windows dan turunannya dan pesaingnya dari Open Source Software yang lebih terbuka untuk pengembangan di Indonesia, seperti, Ubuntu, Fedora, Pinux, Xnuxer. Lagi, yang dua terakhir buatan anak bangsa.

Industri

Fenomena TI sebetulnya sangat sederhana. Teknologi selalu berusaha lebih cepat mengirim data, cepat menghitung, lebih besar kapasitas penyimpanan, lebih banyak layanan. Yang menarik dari fenomena teknologi, semua kelebihan di barengi dengan semakin murah harga, sederhana, mudah di operasikan, kecil peralatan. Ke dua, sisi teknologi yang saling berlawanan akan hanya dapat terjadi secara bersamaan, jika dan hanya jika, ada pasar atau akan jasa berbasis teknologi informasi. Industri TI berbeda dengan banyak teknologi lainnya, yang dapat di drive oleh proyek pemerintah, pabrikan, manufaktur.

Industri TI lebih banyak di-drive oleh pasar yang besar, skala ekonomi yang besar karena harganya sangat retail Jelas bahwa keberhasilan pembangunan pasar menjadi kunci utama keberhasilan industri teknologi informasi di dalam negeri. Kebanyakan kebijakan dan regulasi teknologi informasi sekarang lebih condong pada sisi supply tidak terlalu berpihak pada rakyat.

Aktivis TI

Pertanyaan yang membuat orang tergelitik – “Apa kiprah bangsa Indonesia dalam Teknologi Informasi?”. Jawaban singkatnya – Ada dan Banyak. Betul, banyak sekali kiprah bangsa Indonesia dalam bidang teknologi informasi, beberapa diantaranya bahkan menjadi contoh dunia, seperti, Wajanbolic e-goen, RT/RW-net, WARNET, VoIP Rakyat. Jangan kaget, tidak ada jaringan RT/RW-net di dunia yang sebesar Indonesia. Tidak ada jaringan WARNET yang besar di dunia, selain di Indonesia sedemikian terorganisir melalui Asosiasi WARNET Indonesia (AWARI). Solusi Internet dan telekomunikasi murah menggunakan teknologi Wajanbolic e-goen & VoIP Rakyat hanya ada di Indonesia.

Tidak mengagetkan, banyak para aktivis TI Indonesia di undang memberikan workshop di luar negeri, karena dunia pun memerlukan solusi yang banyak di praktekan oleh para aktivis TI Indonesia. Saya pribadi terakhir awal Mei 2007 memberikan workshop di Bangkok mengenai Next Generation Network alias 4G karena MENKOMINFO Thailand tertarik untuk mentransformasikan Thailand menuju NGN . Kebetulan tidak banyak ahli yang mengerti tentang NGN & 4G di Thailand sehingga mereka memerlukan untuk memperoleh ilmu praktis tentang instalasi & konfigurasi NGN dari aktifis Indonesia yang telah lama berjuang di lapangan.

Dokumentasi inisiatif rakyat Indonesia yang sangat membumi, tidak tergantung pada utangan Bank Dunia, IMF, dapat di baca pada situs Sejarah Internet Indonesia di alamat http://wikihost.org/wikis/indonesiainternet.

Tidak pernah terlambat bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam sejarah perjuangan ini. Dan makin terbukti saja bahwa dunia belajar pada bangsa Indonesia!

 Tentang Penulis: Onno W. Purbo

Onno W. Purbo Siapa yang ngga tau siapa Onno? Ayo angkat tangan! Nah yang angkat tangan adalah korban kesenjangan digital yang layak dikasihani. Hehehe. Duh googling aja nama Onno W Purbo. Pasti segambreng deh informasi tentang lelaki kocak yang ulangtahunnya kita rayakan bersama dengan Hari Kemerdekaan Indonesia ... Selengkapnya »
 
  • Website Pribadi/Blog:
  • Tulisan di NetSains: 4 Tulisan
  Tautan balik ditutup, tapi anda bisa memberi komentar.

 3 komentar-komentar dahsyat di artikel ini!

  • Puspita W mengatakan:

    Apa saran Bapak untuk guru-guru di Indonesia?. Saya juga seorang guru, sering saya berfikir ‘bagaimana caranya menugasi siswa supaya tidak gaptek’. Penugasan yang pernah saya lakukan, membuat diagram data kuantitatif penelitian dengan perhitungan manual dan dengan Word/Exel dikirim ke E-mail saya, dengan sedikit harapan sebagian siswa mau dan mampu memanfaatkan tehnologi.

  • Onno W. PurboOnno W. Purbo mengatakan:

    Terus terang bu, apa yang ibu lakukan sudah sangat dahsyat :) ..
    tidak banyak guru di Indonesia yang menugaskan seperti itu
    malah kalau boleh saran kisah / pengalaman ibu di dokumentasikan
    supaya guru-guru lain bisa belajar ke ibu .

    Kalau mau lebih dahsyat lagi, apa yang di dokumentasikan
    oleh para siswa di upload ke blog supaya bisa di baca
    oleh siswa lainnya & juga oleh masyarakat
    pada saat itu mereka akan lebih serius lagi
    karena yang menilai bukan cuma ibu tapi juga teman-nya
    bahkan masyarakat :) ..

    Selamat ya bu
    sukses selalu
    - Onno

  • nursiti mengatakan:

    Saya seorang mahasiswa TI yang baru masuk pada tahun ’08. Bolehkah saya tahu apakah yang bapak lakukan saat seusia saya? Maksud saya dalam perkembangan TI. Kebetulan saya masuk jurusan TI di salah satu PTS di Bandung. Maaf kalau pertanyaannya konyol, tapi saya ingin tahu apa saja yang di lakukan anak TI selain belajar. Terima kasih.

 Beri Komentar

1. Isi form Nama, Email, dan Komentar anda dibawah ini
2. Jika anda telah Login, anda hanya perlu mengisi Komentar
3. Kami berhak untuk memoderasi setiap komentar yang anda kirimkan
4. Dimohon untuk selalu menggunakan tata bahasa yang baik dan sopan
5. Dilarang berpromosi atau menaruh iklan di dalam komentar!
6. Dilarang mencantumkan lebih dari 1 link (tautan)
7. Jika melanggar, kami tidak akan menegur. Komentar langsung dihapus atau ditandai sebagai spam.