Beranda > Artikel > Ayo Membuat Laptop Ramah Lingkungan

Ayo Membuat Laptop Ramah Lingkungan

Selasa, 3 Juli, 2007 oleh Merry Magdalena

Laptop bertenaga surya? Kenapa tidak. Peminat laptop belakangan kian banyak dibandingkan dengan desktop. Efisiensi dan konsumsi listrik yang lebih kecil menjadi faktor penyebabnya. Tahun 2009, penjualan laptop dunia diprediksi mencapai 150 juta. Tapi patut dipikirkan juga limbah elektroniknya kelak. Kalau mau, para pakar Teknologi Informasi Indonesia memikirkan juga bagaimana membuat laptop ramah lingkungan. Seperti apa? Lauren Aaronson dari Popsci.com sudah membuat cetak birunya. Tinggal apakah ada industri yang berminat membuatnya.

Bahan Alami

Pertama, kemasan laptop kebanyakan saat ini terbuat dari petroleum yang dilapisi plastik. Diusulkan agar bahan ini diganti dengan bioplastik, yakni plastik berbahan dasar tanaman. Bahan ini juga membutuhkan lebih sedikit energi untuk membuatnya. Problemnya adalah bahan itu harus lebih tahan panas. Fujitsu sudah memproduksi laptop semi alami dan tengah mengujicoba bahan dasar minyak castor yang 80 persennya berasal dari konten alam.

Kedua adalah soal limbahnya kelak di pembuangan sampah. Environmental Protection Agency (EPA) melaporkan di Amerika Serikat (AS) saja ada 19.000 ton limbah laptop setiap tahunnya. Kelak, kita tidak perlu lagi membuang laptop yang rusak. Teknologi memungkinkan upgrade terhadap laptop lama. Asus belum lama ini merilis model laptop dimana pengguna bisa mengubah prosesor, kartu grafis dan bagian lain sehingga tak perlu membeli laptop baru hingga kurun waktu lama.

Tenaga Surya

Problem lain adalah display laptop yang terlalu banyak menyedot energi. LCD menyerap lebih dari setengah energi laptop. Beberapa laptop sudah dibuat dengan LEDs yang lebih efisien. Diusulkan agar display dibuat dengan Organic Light-Emitting Diodes (OLED) yang membentuk gambar dengan film elektrokluminesen. Pada layar kecil seperti ponsel pintar, OLED mampu menekan penggunaan energi.

Bagian lain adalah membuat sumber energi laptop berasal dari tenaga surya. Saat ini charger tenaga surya portabel untuk laptop sudah tersedia. Perusahaan bernama MSI Computer telah mengembangkan prototip laptop dengan sel-sel fotovoltaik yang langsung terintegrasi.

Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pabrik-pabrik laptop bisa menekan penggunaan energinya. dengan permintaan laptop yang cukup besar, maka pabrik laptop otomatis akan menggenjot produksinya. Ini berarti lonjakan kebutuhan energi. Sebuah “Pekerjaan Rumah” bagi para ilmuwan dan pemerhati lingkungan kita yang tak ada habisnya. Barangkali Anda ada ide?

Diterjemahkan secara bebas dari Popsci

Kredit foto: Popsci

Beri Komentar

Anda dapat menggunakan tag XHTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>